Light Novel

Saya senang membaca, apa saja. Engga perlu dipikirin, dihafal, atau didalami, yang penting baca aja. Sekitar 2 tahun belakangan saya sudah berkurang menonton TV Series macam heroes, Person of Interest, dkk dikarenakan sibuk dengan kesenangan saya yang baru, yaitu membaca Light Novel. Apa itu? Ya sebenernya sama aja kayak novel. Cuma lebih light atau ringan. Semacam chicklit kalau anak 90an bilang. Eh , sampai sekarang masih ada ding ya chicklit ini.

Dulu sih demi memuaskan hasrat membaca, saya biasanya beli atau pinjem 2 – 3 buku / novel sebulannya. Engga banyak, tapi lumayan lah biar kesampaian kesenangan saya yang satu ini. Tapi semenjak tagihan cc meningkat dan kebutuhan hidup bertambah, saya kudu mikir ulang kalau mau beli buku. Apalagi habis nikah, kalau tetiba beli buku kebanyakan, bisa-bisa ga dibukain pintu sama istri 🙁

Jadi saya beralih, ke online reading. Ya saya tau beberapa konten ilegal, tur ya piye meneh, kadang punya hobi mbaca gini ya repot e nek ga keturutan. Awalnya saya baca manga / komik online. Banyak judul yang tak baca, udah sampai puluhan mungkin.  Sampai pada suatu saat ada manga yang ternyata adaptasi dari Light Novel. Nah saya bingung itu, apa itu light novel ? Njuk tak cari – cari, sampai pada akhirnya nemu web novelupdates.com  dimana disitu adalah index web-web yang menyediakan translasi light novel dari jepang, korea, dan china. Dari situ saya coba baca light novel yang akhirnya keterusan sampai sekarang.

Saya suka komunitas yang terbentuk di web tersebut. Banyak intriknya, tapi skip aja bagian itu, yang penting saya bisa baca. Beberapa translator menyediakan link patreon nya sendiri biar pembaca bisa ngasih semacam reward untuk si translator atas usahanya menerjemahkan novel tersebut. Ada beberapa translator akhirnya juga kerja sama dengan pihak penerbit novel supaya bisa menjadi translator resmi / legal untuk judul novel yang dia kerjakan. Tapi saya salut sama orang – orang ini. Beberapa bahkan kalau saya baca – baca, ada yang keluar dari profesi mereka sebelumnya untuk menjadi full-time translator. Ya, mungkin pendapatannya lebih besar daripada profesi mereka sebelumnya juga.

Setelah beberapa lama akhirnya genre yang saya baca mulai mengerucut. Saya baca light novel yang bergenre xianxia, wuxia di light novel china dan beberapa light novel jepang bergenre fantasy history yang banyak menceritakan budaya mereka. Sampai detik ini mungkin ada sekitar 20an judul yang sudah saya baca, dan beberapa diantaranya masih status on-going, yang artinya novelnya masih bersambung. Rata – rata light novel ini berdurasi 1500 – 2000 Chapter. Dan mungkin baru habis saya baca sekitar 1 – 1,5 bulan per judulnya. Lumayan cepat karena memang ceritanya ringan semacam cerita saur sepuh atau misteri gunung merapi. Karena saya niatnya cuma baca dan enggak pengen berpikir berat pas baca, light novel ini cocok buat saya sekarang, entah di waktu ke depannya.

Lain kali coba saya kompilasi beberapa judul yang masuk top 5 must-read light novel versi saya. Tapi engga sekarang, lain kali aja.

Published by

lupekz

sedang berusaha rajin menabung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *